Penacandu
Halo sahabat pena...
Semakin canggihnya teknologi, semakin canggih juga pihak-pihak yang mengambil keuntungan dengan cara menipu.
Banyak pihak yang membagikan lowongan pekerjaan tidak akurat dan malah memakan korban. Padahal kita sebagai pelamar berniat mencari kerja untuk mendapatkan uang, bukan malah kehilangan uang.
Nah di blog kali ini, aku akan membahas mengenai cara mengetahui informasi lowongan yang hoax.
Bukan hanya sekedar membagikan loker yang menarik, pihak tertentu bahkan rela bermodal untuk menarik banyaknya pelamar.
Loker dengan email yang tertera menggunakan domain tertentu sudah tidak bisa dijadikan bahwa loker tersebut akurat. Sebab beberapa loker yang pernah aku temui dengan email domain pribadi juga ternyata hoax.
Bukan hanya domain, beberapa perusahaan bodong juga membayar iklan untuk membagikan Loker. Jika kalian menggunakan sosial media seperti Instagram sering kali kita menemui iklan loker dengan kualifikasi yang sangat sederhana, nah tidak semua loker yang dibagikan melalui iklan tersebut akurat.
Menipu juga menggunakan dana, ini yang membuat kita semakin sulit membedakan mana loker akurat dan hoax.
Nah jangan khawatir aku akan memberikan beberapa tips mengetahui loker palsu sebagai berikut :
1. Lowongan dengan persyaratan sangat sederhana
Salah satu contoh lowongan palsu adalah persyaratan yang dicantumkan sangat sederhana. Biasanya minimal pendidikan SMP dan SMA dan hanya menyebutkan karakteristik pribadi seperti memliki jiwa bertanggung jawab, dan dapat bekerja dengan tim tanpa mencantumkan persyaratan kemampuan seperti mampu mengoperasikan komputer atau dll sesuai posisi lowongan yang tertera. Atau ada pula persyaratan yang sangat sederhana untuk sebuah jabatan tinggi.
2. Nama perusahaan tidak tercantum di google.
Memang tidak semua perusahaan memiliki web resmi, namun alangkah baiknya menghindari lowongan yang memang meragukan. Nah salah satu contoh yang mencurigakan adalah ketika kita terlanjur mengirim lamaran kemudian dapat pesan panggilan, si perusahaan tersebut mencantumkan alamat yang sangat detail bahkan memberitahu rute dan kendaraan apa yang harus kita gunakan ketika menuju kantor tersebut.
3. Gaji yang ditawarkan terlalu tinggi
Melihat gaji yang tinggi dalam sebuah loker pasti akan sangat menggiurkan. Namun untuk sebuah jabatan yang tidak sesuai dengan gaji patut dicurigai.
4. Mengajak teman atau saudara untuk ikut melamar
Terdapat kalimat "mengajak teman atau saudara" untuk ikut melamar. Seperti yang kita semua ketahui, mencari pekerjaan itu sangat sulit. Tidak sesuai kualifikasi itu adalah salah satu sebab menjadi pengangguran. Perusahaan pasti akan mencari kandidat yang terbaik untuk bergabung di perusahaannya. Tidak perlu seperti mengemis dalam membuka lowongan, perusahaan cukup berbagi informasi loker dengan persyaratan sudah pasti banyak jobseeker yang akan melamar.
5. Memaksa
Jika sudah melamar lalu dapat pesan panggilan, biasanya perusahaan tersebut meminta untuk konfirmasi kehadiran. Jika tidak berniat hadir biasanya jobseeker pasti akan mengabaikan pesan tersebut. Perusahaan biasanya tidak akan menghubungi si pelamar karena yang melamar pasti banyak, terkecuali jika memang si pelamar tersebut memiliki kualifikasi yang sangat sesuai dan sangat dibutuhkan oleh perusahaan. Perusahaan akan menghubungi hanya sekali, sedangkan perusahaan bodong akan menghubungi berkali-kali seperti memaksa.
Oh iya untuk balasan pesan panggilan interview atau tes yang baik dan benar sudah aku bahas di blog sebelumnya, contoh gambar di atas sangat tidak dianjurkan.
Nah itu beberapa ciri lowongan kerja palsu, sebagai jobseeker kita harus lebih selektif dalam memilah informasi lowongan agar tidak terjadi hal yang tidak diinginkan.
Demikian bahasan kali ini mengenai ciri lowongan kerja palsu, mohon maaf jika ada kekurangan. Saran dari kalian sangat berharga untuk aku. Terima kasih.
Sampai jumpa sahabat pena
Salam candu🍂
Tidak ada komentar:
Posting Komentar